»» read more
Senin, 14 September 2009
Minggu, 06 September 2009
di 9/06/2009 03:28:00 PM | 0 komentar |
DOWNLOAD FILE TORRENT TANPA SOFTWARE
Cara download yang umum di internet adalah client-server, dimana server mempunyai keseluruhan file yang anda inginkan, dan anda mendownloadnya dari server. Prinsip torrent berbeda dengan cara ini.
Torrent merupakan salah satu teknologi sharing file yang disebut dengan P2P (baca : Peer to Peer), dimana user-user terkoneksi untuk mengirim dan menerima sebagian file, dengan tracker sebagai pengkoordinasinya. Tracker sama sekali tidak mempunyai file yang dicari, tidak mempunyai data tentang isi file, karena itu walaupun dengan bandwidth tracker terbataspun, koordinasi dapat tetap jalan. Filosofi dasarnya adalah user harus juga meng-upload data ketika mereka mendownload. Dengan demikian, kita dalam saat yang sama bertindak sebagai server data.
Torrent sendiri adalah file yang kecil, yang hanya sekitar beberapa kilobyte saja dengan ekstensi .torrent. File ini berisi informasi yang dibutuhkan untuk mendownload file tertentu. Informasi yang terkandung dalam file torrent meliputi nama file, ukurannya, tempat downloadnya dan sebagainya.
Tentu kita semua sudah tidak asing dengan pernyataan di atas. Terutama bagi anda yang sering menggunakan internet untuk mendownload file-file yang besar. Dalam pendownloadan dengan prinsip torrent, kita akan terhubung dengan banyak PC yang sedang online (seeder) yang menyediakan file yang ingin kita download, sehingga proses download akan menjadi lebih cepat.
Seperti yang kita ketahui, untuk mendownload file torrent, kita membutuhkan aplikasi seperti bittorent, utorrent, dll.
Nah, dalam artikel kali ini saya akan membahas tentang cara mendownload file torrent tanpa software. Yaitu menggunakan web browser. Adapun caranya sebagai berikut :
Berikut istilah-istilah dalam torrent :
»» read more
Torrent merupakan salah satu teknologi sharing file yang disebut dengan P2P (baca : Peer to Peer), dimana user-user terkoneksi untuk mengirim dan menerima sebagian file, dengan tracker sebagai pengkoordinasinya. Tracker sama sekali tidak mempunyai file yang dicari, tidak mempunyai data tentang isi file, karena itu walaupun dengan bandwidth tracker terbataspun, koordinasi dapat tetap jalan. Filosofi dasarnya adalah user harus juga meng-upload data ketika mereka mendownload. Dengan demikian, kita dalam saat yang sama bertindak sebagai server data.
Torrent sendiri adalah file yang kecil, yang hanya sekitar beberapa kilobyte saja dengan ekstensi .torrent. File ini berisi informasi yang dibutuhkan untuk mendownload file tertentu. Informasi yang terkandung dalam file torrent meliputi nama file, ukurannya, tempat downloadnya dan sebagainya.
Tentu kita semua sudah tidak asing dengan pernyataan di atas. Terutama bagi anda yang sering menggunakan internet untuk mendownload file-file yang besar. Dalam pendownloadan dengan prinsip torrent, kita akan terhubung dengan banyak PC yang sedang online (seeder) yang menyediakan file yang ingin kita download, sehingga proses download akan menjadi lebih cepat.
Seperti yang kita ketahui, untuk mendownload file torrent, kita membutuhkan aplikasi seperti bittorent, utorrent, dll.
Nah, dalam artikel kali ini saya akan membahas tentang cara mendownload file torrent tanpa software. Yaitu menggunakan web browser. Adapun caranya sebagai berikut :
- copy link file torrent yang akan kita download
- masuklah ke torrent2exe.com
- paste link tersebut pada "Enter URL of the torrent file:", setelah itu klik tombol "start download"
- anda akan menerima file exe, misal filetorrent.exe yang berukuran kecil.
- kemudian dobel klik file tersebut, yang akan memulai proses download file yang anda inginkan
- tunggu sampai download selesai, setelah itu akan muncul jendela kedua yang akan memberitahu supaya jangan menutup koneksi torrent yang sedang berlangsung. Hal ini berguna agar Anda tidak dianggap sebagai leecher sehingga menjadikan Anda diblack list dan Anda tidak bisa mendownload torrent lagi.
Berikut istilah-istilah dalam torrent :
- Seed adalah pengguna, yang telah mendownload file dari torrent dan melakukan sharing.
- Peer adalah semua orang yang mendownload file, setelah download selesai, ia menjadi seed (seeder).
- Leech adalah sama dengan peer, sering digunakan untuk menamai peer dengan UD ratio yang rendah.
- UD ratio adalah rasio download dan upload. Rasio upload dan download termasuk sedang, bila bernilai 1 (yang anda download sama dengan yang anda upload)
- Tracker adalah server, yang mengkoordinasikan proses download semua user.
- Swarm adalah simpulan dari semua seed dan peers (dengan demikian tracker mempunyai swarm untuk semua komputer yang pernah mendownload file torrent darinya).
--wassalam--
Selasa, 01 September 2009
di 9/01/2009 02:10:00 PM | 0 komentar |
MENCEGAH VIRUS LEWAT FLASHDISK
Mungkin saat ini flashdisk sudah merupakan barang yang tidak asing lagi. Karena kapasitas dan kepraktisannya, membuat flashdisk menjadi pilihan utama bagi semua orang. Tapi tentu sangat menyebalkan kalau flashdisk kita terinfeksi virus. Apalagi sampai merusak file-file yang ada di dalamnya. Dan yang paling menyebalkan, kalau komputer kita juga terinfeksi virus gara-gara flashdisk itu.
Dalam artikel kali ini, saya akan membahas tentang pencegahan virus yang menyebar dari flashdisk. Ingat..!!! Cuma pencegahan. Saat ini virus paling banyak menyebar menggunakan autorun. Jadi, ketika flashdisk kita colokkan ke komputer, secara otomatis virus bisa langsung menyebar ke komputer dengan autorun.
Untuk mencegah penyebaran ini, salah satunya dengan mematikan autorun. Berikut langkah-langkahnya :
- Buka Registry Editor, klik Start menu – Run – Regedit.
- Cari lokasi : HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
- Buat key baru, klik kanan – New – DWORD Value.
- Beri nama : NoDriveAutoRun
- Dobel klik untuk mengisi nilai. Pada pilihan Base, pilih Decimal.
- Dan isikan Value data dengan nilai : 67108863
Setelah itu tutup Registry Editor, dan restart komputer.
di 9/01/2009 01:46:00 PM | 1 komentar |
DOWNLOAD TANPA LIMIT DI RAPIDSHARE
Kalau anda adalah seorang pecinta internet, tentu tidak terlepas dari yang namanya “download”. Betapa tidak, dari internet kita bisa mendownload apapun. Mulai mp3, video, software-software kecil sampai yang berukuran besar.
Tapi pasti akan sangat menyebalkan kalau kita terkena limit, dan harus menunggu beberapa menit bahkan beberapa jam untuk mendownload file berikutnya. Hal ini sering kita jumpai di RAPIDSHARE. Kalau kita merupakan premium user, tentu tidak akan menjadi masalah. Tapi kalau kita seorang free user, yang selalu ingin hasil terbaik tanpa harus merogoh kocek, pasti akan menemui masalah.
Nah kali ini saya akan membahas tentang “cara mendownload tanpa terkena limit di RAPIDSHARE”. Sebenarnya permasalahannya sangatlah mudah, kita tidak bisa mendownload dengan IP address yang sama. Tapi kalau kita bisa mendapatkan IP address yang baru dari ISP, tidak akan menjadi masalah. Tapi kalau setiap kali mendownload, kita harus memperbarui IP kita, tentu sangat tidak praktis. Apalagi bagi anda yang tidak mau ribet.
Tapi disini saya akan memperkenalkan sebuah software yang cara kerjanya, ketika ia telah selesai mendownload file dari rapidshare, ia akan diskonek. Dan untuk mendownload file berikutnya, ia akan konek kembali dengan IP address yang baru. Hal ini dikarenakan ia mendapat pesan “You have reached the download-limit for free-users. Want to download more? Get your own Premium-account now! Instant download-access! (Or wait XX minute)” dari rapidshare. Dengan software ini kita bisa mendownload beberapa file, tanpa harus ikut campur sedikitpun. Kita tinggal mengkopikan link-link download dari rapidshare. Sangat praktis bukan???
Cryptload, inilah softwarenya.
Untuk mendownload file dari rapidshare dengan software ini, caranya sebagai berikut :
- Download dulu softwarenya, untuk download klik disini.
- Sebelum menjalankan cryptload, pastikan di komputer anda telah terinstall Microsoft .NET Framework v2.0 atau yang lebih tinggi. Kalau belum, silakan download disini.
- Untuk mengistall Microsoft .NET Framework v2.0, di komputer anda harus sudah terinstall Windows Installer, kalau belum silakan download disini.
- Kalau semua sudah siap, kini saatnya menjalankan Cryptload. Ekstrak dan langsung jalankan softwarenya.
- Sebelum memulai mendownload, terlebih dahulu ada sedikit pengaturan yang harus anda lakukan. Yaitu pengaturan Router.
- Adapun pengaturannya sebagai berikut :
- klik option di sebelah kanan atas, klik tab router.
- pilih router yang anda gunakan.
- pada IP Address, isikan IP address Router anda.
- isikan username dan password yang digunakan untuk login ke router anda.
- Waittime after reconnect in sec, merupakan waktu yang digunakan untuk menunggu download file berikutnya, ini tergantung ISP. Anda bisa mengisikan 30 detik, kalau tidak berhasil ganti 45, dan seterusnya.
- Setelah pengaturan selesai, kini saatnya mendownload file dari rapidshare. Kopikan link download rapidshare, anda bisa mengopikan beberapa link sekaligus. Kemudian di cryptload, kita pilih Add Package – Clipboard, klik Add.
- Cryptload akan mendownload file tersebut, anda bisa menambah link downloadnya. Dan cryptload akan otomatis mendownload file berikutnya, setelah download sebelumnya selesai tanpa ada campur tangan kita.
Sangat mudah bukan...???
Oiya, kalau anda tidak tahu-menahu tentang router. Anda bisa melewatkan pengaturan router diatas. Tapi anda tidak bisa mendownload beberapa file sekaligus tanpa campur tangan. Sebenarnya bisa, tapi waktu untuk menunggu download file berikutnya akan sangat lama. Karena limit dari rapidshare tetap berlaku. Untuk mengakalinya, saat anda mengkopikan link donwload, kopikan satu link saja. Tunggu sampai download file selesai, setelah itu kopikan lagi link berikutnya yang ingin anda download. Begitu seterusnya...
Itulah pengalaman saya mendownload file dari rapidshare tanpa limit. Selamat mencoba....
Jumat, 21 Agustus 2009
di 8/21/2009 12:49:00 PM | 2 komentar |
Mengembalikan File yang Hilang
Ceritanya sich, waktu ada tugas dari kampus yang mengharuskan memformat harddisk (gag mengharuzkan jg sich, tp intinya harddiskq akhirnya aq format)...
Dan sialnya, harddiskq belum dibackup...
So, hanguzlah semua data dalam harddisk...:'(
Setalah seharian muter otak cari cara bwt ngembaliin data2 yang hilang tadi, akhirnya ketemulah sebuah software, yang katanya sich bisa ngembaliin data2 yang hilang...
Ontrack EasyRecovery, untuk download klik disini.
Dan ternyata, emang bener... semua dataq bisa kembali...:)
Bahkan data yang cuma mampirpun, bisa terdeteksi...
Nie langkah-langkahnya :
• Setelah di download, instal dan buka aplikasinya.

• Untuk mengembalikan file yang hilang, pilih Data Recovery.

• Karena file yang aq cari hilangnya karena diformat, maka pada pilihan sebelah kanan klik FormatRecovery. Untuk file yang hilangnya karena terhapus, maka pada pilihan sebelah kanan klik DeletedRecovery.
• Selanjutnya pilih partisi yang akan qta recover. Untuk tahap yang ini, hampir sama antara file yang hilang karena diformat dan file yang hilang karena terhapus.

• Setelah itu klik next, tunggu beberapa saat sampai partisi telah selesai di scan.
• Setelah itu akan muncul file-file yang hilang dari partisi yang qta pilih.

• Centang file atau folder yang qta cari, setelah itu klik next.
• Pada Recovery Destination Options, pilih tempat untuk meletakkan file-file yang telah qta recover. Lalu klik next.......
»» read more
Dan sialnya, harddiskq belum dibackup...
So, hanguzlah semua data dalam harddisk...:'(
Setalah seharian muter otak cari cara bwt ngembaliin data2 yang hilang tadi, akhirnya ketemulah sebuah software, yang katanya sich bisa ngembaliin data2 yang hilang...
Ontrack EasyRecovery, untuk download klik disini.
Dan ternyata, emang bener... semua dataq bisa kembali...:)
Bahkan data yang cuma mampirpun, bisa terdeteksi...
Nie langkah-langkahnya :
• Setelah di download, instal dan buka aplikasinya.

• Untuk mengembalikan file yang hilang, pilih Data Recovery.

• Karena file yang aq cari hilangnya karena diformat, maka pada pilihan sebelah kanan klik FormatRecovery. Untuk file yang hilangnya karena terhapus, maka pada pilihan sebelah kanan klik DeletedRecovery.
• Selanjutnya pilih partisi yang akan qta recover. Untuk tahap yang ini, hampir sama antara file yang hilang karena diformat dan file yang hilang karena terhapus.

• Setelah itu klik next, tunggu beberapa saat sampai partisi telah selesai di scan.
• Setelah itu akan muncul file-file yang hilang dari partisi yang qta pilih.

• Centang file atau folder yang qta cari, setelah itu klik next.
• Pada Recovery Destination Options, pilih tempat untuk meletakkan file-file yang telah qta recover. Lalu klik next.......
---good luck---
Langganan:
Postingan (Atom)